Representasi dan Faktor Penyebab Ketimpangan Gender dalam Novel Azab dan Sengsara Karya Merari Siregar: Kajian Sosiologi Sastra dalam Perspektif Teori Patriarki dan Struktur Sosial Gender

  • Ade Sri Anugrah Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Srimularahmah Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Tenri Sua Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Bone
Keywords: Ketimpangan Gender, Azab dan Sengsara, Sosiologi Sastra

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi ketimpangan gender melalui penokohan, konflik, dan alur cerita serta menjelaskan faktor yang memengaruhi praktik ketimpangan tersebut dalam novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif sosiologi sastra yang ditopang teori patriarki (Walby), struktur sosial gender (Risman), dan habitus (Bourdieu). Data berupa 41 kutipan narasi dan dialog novel yang dikumpulkan melalui teknik studi pustaka, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan gender direpresentasikan secara berlapis. Melalui penokohan, ketimpangan tampak pada privilese anak laki-laki, konstruksi perempuan ideal yang patuh dan penyabar, internalisasi ketidakberdayaan, hingga objektifikasi Mariamin. Melalui konflik, ketimpangan bergerak dari pembungkaman verbal menuju kekerasan fisik dan perkawinan paksa. Melalui alur, ketimpangan berujung pada stigma sosial pascaperceraian. Praktik tersebut dipengaruhi oleh empat faktor yang saling mengunci, yaitu adat dan budaya patriarki, internalisasi nilai patriarki, kontrol sosial komunal, serta keterbatasan akses ekonomi dan pendidikan perempuan. Dengan demikian, novel ini menunjukkan bahwa ketimpangan gender bersifat struktural dan masih beresonansi dengan persoalan gender kontemporer.

References

Abdullah, R. D. (2024). Wacana ketidakadilan gender tokoh utama dalam cerpen “Dia Masih Bisa Tergelak” karya Arafat Nur. Mabasan, 18(1), 21–38.

Asia M., Ridwan, & Vanesa. (2025). Otoriter budaya patriarki dalam novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar: Feminisme eksistensialitas. Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 19(1), 1–16. https://doi.org/10.21107/prosodi.v19i1.25465

Barker, C., & Jane, E. A. (2016). Cultural studies: Theory and practice (5th ed.). Sage.

Beauvoir, S. de. (1953). The second sex (H. M. Parshley, Trans.). Knopf. (Original work published 1949)

Bourdieu, P. (1993). The field of cultural production: Essays on art and literature. Columbia University Press.

Connell, R. W., & Pearse, R. (2021). Gender: In world perspective (4th ed.). Polity Press.

Damono, S. D. (2021). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. Gramedia Pustaka Utama.

Endraswara, S. (2021). Metodologi penelitian sosiologi sastra. CAPS.

Engels, F. (1986). The origin of the family, private property and the state. Penguin Books. (Original work published 1884)

Fajrin, V. (2019). Sosiologi sastra dalam novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar. Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 59–66. https://doi.org/10.30870/jmbsi.v4i1.6238

Fakih, M. (2020). Analisis gender dan transformasi sosial. Pustaka Pelajar.

Fitriana, I., Aisyah, A., & Srimularahmah, A. (2023). Bias gender dalam novel Kubah di Atas Pasir karya Zhainal Fanani perspektif kritik sastra feminis dan implementasinya dalam pembelajaran sastra di perguruan tinggi. AN-NISA, 16(1), 1–11.

Gani, E., & Marizal, Y. (2023). Ketidakadilan gender novel Azab dan Sengsara karya Merari Siregar dan novel Cantik itu Luka karya Eka Kurniawan. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(2), 527–538. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i2.649

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. Sage.

Khairani, N., Sua, A. T., & Idris, M. (2022). Analysis of feminism in the novel “Raumanen” by Marianne Katoppo and the novel “Nayla” by Djenar Maesa Ayu, and its implementation in the learning process in high schools. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(3), 187–192. https://doi.org/10.55927/jiph.v1i3.2055

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2026). Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan 2025: Menguatkan data, mengatasi kerentanan, mendesak negara bersikap untuk keadilan korban. Komnas Perempuan. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-peluncuran-catatan-tahunan-kekerasan-terhadap-perempuan-2025

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (T. R. Rohidi, Penerj.). UI Press.

Risman, B. J. (2004). Gender as a social structure: Theory wrestling with activism. Gender & Society, 18(4), 429–450.

Santana-Acuña, Á. (2021). Sociology of literature and cultural mediation. Contemporary Sociology, 50(4), 321–328.

Sapiro, G. (2023). The sociology of literature. Routledge.

Sari, D. P., & Putri, A. N. (2022). Representasi ketimpangan gender dalam novel Indonesia klasik. Jurnal Kajian Sastra, 11(2), 145–158.

Satuwin, D. D. M., Ningsih, T. W., & Afrizal, M. (2025). Kritik terhadap ketidakadilan gender dalam adat Batak pada novel Azab dan Sengsara: Pendekatan feminisme. IdeBahasa, 7(1), 45–55. https://doi.org/10.37296/idebahasa.v7i1.248

Siregar, M. (2021). Azab dan Sengsara. Balai Pustaka. (Original work published 1920)

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Walby, S. (1990). Theorizing patriarchy. Basil Blackwell.

Published
2026-11-01
How to Cite
Anugrah, A. S., Srimularahmah, A., & Sua, A. T. (2026). Representasi dan Faktor Penyebab Ketimpangan Gender dalam Novel Azab dan Sengsara Karya Merari Siregar: Kajian Sosiologi Sastra dalam Perspektif Teori Patriarki dan Struktur Sosial Gender. Cakrawala Indonesia, 11(2), 255-273. https://doi.org/10.55678/jci.v11i2.3105

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.